Selasa, 08 Juli 2008

Aku Mendengar semuanya ( Ketika perselingkuhan menjadi malapetaka)

Bukan fiktif namun fakta...
Bukan palsu namun asli...
Bukan kebohongan namun kejujuran...
Bukan kehidupan tanpa sebuah persoalan...
Barangkali ini permulaan sekapur sirih didalam seni sebuah kehidupan, dimana hidup pasti ada pasang surut baik itu didalam hubungan relasi sekalipun, bahkan dalam berumah tangga sekalipun. Oleh karena itu ijinkan saya, berbagi sedikit cerita pada hari ini.
pagi itu tepatnya pukul 07.30 aku,beranjak bergegas mandi memang saat itu, aku tidak seperti biasa agak telat,aku pun langsung menuju ke kamar mandi, lekas menutup pintu dan menceburkan wajahku diember berisikan air bening dan dingin, yah disebuah kamar mandi dengan lantai dan dinding berwarnakan kebiru-biruan langit, membawa suasana begitu sejuk dan teduh, aku pun betul-betul menikmati mandiku dengan penuh kenyamanan di temani usapan sabun biore aromateraphyku.
tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan, aku mendengar suara perempuan yang meraung-raung bagaikan kesurupan memaksakan kehendak seperti sebuah emosi yang begitu meluap-luap, akupun menduga suara itu adalah suara Mbk N yah...benar itu suara mbk N, sontak saja aku, berpikir ah mungkin saja ia membicarakan masalah bisnisnya bersama kolega-koleganya yang ingin memesan kembali jenis barang kerajinan tangan berupa kain flanel, pembicaraan pun terus ku ikuti karena memang pada saat itu suara mbk N begitu jelas terdengar di rumah bangunan tua yang menurutku rumah itu begitu besar, bahkan ketika kenikmatan mandiku pun telah selesai,aku pun begegas keatas menuju ke kamarku, dan lekas aku bergaya di depan cermin dan memoleskan powder diwajahku dan lipstik nude dibibirku, kusisir lagi rambutku dan kubenahi lagi penataanya...
Begitu asyik aku,bercermin tiba-tiba saja lagi dan lagi aku, mendengar suara yang lantang berteriak mengatakan "pa..pa..perempuan mana yang tidak sakit hati, ketika melihat dan mendengar suaminya bermain dengan perempuan lain'ingat pa, ingat kamu sudah punya anak, anak-Mu perempuan dia sudah besar, begitu tega kamu seperti itu, dasar kamu pa, suami yang tidak punya perasaan" nah begitulah kira2 pembicaraan itu...suara lantang pun bergema, namun pelan-pelan berubah lirih yang terdengar di temani desisan rengekan tangisan yang menghampiri, dimana babak baru pertengahan pembicaraan dimulai, yang dimana pembicaraan itu sungguh tidak mengenal dan memandang sebuah tanda titik dan koma, terus dan tanpa henti, tanpa lelah argumen2pun dilayangkan demi pembelaan diri, terus dan terus terjadi disclosure yang mengarah pada kesalahan-kesalahan sang suami, dan luapan-luapan emosi begitu dasyat...yah itulah...batinku maaf Mbk N, sungguh aku tidak bermaksud ingin mendengar pembicaraan kalian, tapi mau tidak mau aku harus mendengar saat itu suara-Mu begitu jelas dan tergiang di telingaku...sekali lagi maaf ya mbak...
Dadananku telah selesai aku,pun meraih tas dan kunci motorku dan segera siap berangkat,sebelum menancapkan gas aku tidak pernah lupa selalu memanaskan motorku, sejenak hening suasana rumah hanya suara motor yang terdengar, yah aku pun berpikir mungkin pembicaraan Mbk N dan suaminya telah usai,dan kembali ku begegas menutup roling dan menguncinya,namun mataku dengan siggap tiba-tiba tertuju pada ruang tamu,tempat duduk di pojokan kiri, tepatnya sudut ruang tamu sebelah kiri terduduk tubuh lemas Mbk N, yang mengisakan air mata di temani dua Hp nokia yang terletak diatas meja. Oh Tuhan batinku saat itu tergugah, aku bingung apakah aku harus menghampirinya atau berlalu pergi begitu saja...sungguh aku bingung...batinku berkata lagi ah sudahlah...biarkan sajalah urusan orang...batinku berkata biarkanlah sejenak Mbak N belajar menikmati dan merasakan keheningan bersama konflik yang ada...dan akhirnya akupun memutuskan tidak menghampirinya,dan langsung berangkat...
Setiba diperpustakaan tepatnya di workstation akupun meraih user yang akan kugunakan dan berhadapan langsung dengan komputer,sesegera mungkin aku pun mengecek email-ku, akupun teringat ada beberapa email yang harus ku balas...namun tetap saja ada yang mengganggu yah cerita tadi,Ok baiklah..kembali ke nice topic sungguh Mbak N sekali lagi aku minta maaf 'aku mendengar semuanya' tapi jujur dan sungguh disayangkan aku tidak bisa mendengar apa balasan pembicaraan dari sang suami, sekali lagi maaf ya mbak sungguh aku tidak bermaksud mencampuri urusan rumah tangga Mbk, namun yang ku tahu pada saat itu diri-Mu terluka, berantakan, pusing, ragu, kecewa, dan marah, yah mbk aku bisa merasakan apa yang mbak rasakan saat itu, sungguh...mbak wanita mana yang mau menerima jika cintanya di duakan?? dan wanita mana yang rela jikalau sang suami tercinta di ambil oleh wanita lain??sungguh jikalau akupun menjadi mbak N tidak akan rela dan sanggup menerima ini semua...yang sabar yah Mbak pertanyaan besar pada diriku "Begitu beratkah dampak ekstrem pengaruh pertengkaran ini dipandang pada kacamata efek psikologis-Mu mbak...(maklumlah mbak daku, belum pernah merasakan hidup berkeluarga,apalagi di duakan)namun dari beberapa peryataan teman-temanku yang mengalaminya, aku bisa mengambil kesimpulan betapa sakitnya...apalagi ada pengakuan temanku yang mengatakan bahwa selingkuh adalah hal yang tidak mengenakan artinya temanku mungkin sudah kapok, namun ada lagi yang mengatakan selingkuh itu indah ibarat injury time, jadi pergunakanlah sisa waktu yang ada untuk menikmati pacar baru, aku bisa menyimpulkan artinya temanku begitu ketagihan ibarat seorang yang kecanduan dengan pil2 yang mengenakan namun sesungguhnya mematikan, bagaimana tidak enak sesaat namun dampak yang teramat besar ah sudahlah...malas kuungkapkan begitu panjang untk diuraikan, O ya Apalagi saat itu 'aku mendengar semuanya' yah aku mendengar semuanya dari pihak-Mu mbk, sungguh...keprihatinan yang kurasakan...apalagi disebut-sebut diri-Mu ingin minta bercerai?? Oh Tuhan...betapa sakitnya yah...aku-pun ingat bukankah Tuhan benci akan perceraian yang di lakukan oleh ulah manusia, bukankah Tuhan berkata "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu, karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia"(Mat.19:6)nah itu kan ajaran-Mu yang ku Imani..
O ya sebelumnya aku mau bercerita Mbak N memang seorang wanita muslim yang cantik, langsing, mengenakan jilbab, dan lulusan dokter tepatnya universitas mana aku tidak tahu?? dimana sekarang mbak N menguluti dunia bisnis sebagai posisi Leader, sebuah usaha yang bergerak pada jenis barang kerajinan tangan yang dimilikinya...
Oh Tuhan menyingkapi hal ini sungguh membuat pilu pemberontakan hati seorang perempuan, bagaimana tidak ketika masih ada ulah manusia yang kurang ajar dan mengatakan pembenaran bahwa selingkuh itu indah namun keindahan apa yang di cari,ya Ok lah saya, setuju jikalau ada keindahan didalamnya, namun ingatlah keindahan yang ada hanya bersifat sementara dan sekejab,artinya saya tidak setuju dan tidak ada pembenaran dalam perkawinan adanya perselingkuhan, dan jelaslah ini menjadi sumber malapetaka didalam kehidupan berumah tangga...Oleh karena itu jangan coba2 untuk berselingkuh, karena berselingkuh akan menghantarkan kita pada jurang keterjebakkan pada sikon dilematis baik itu pada pasangan pria maupun wanita...sungguh sekali lagi pikirkanlah dampak kerentanan terhadap psikis, fisik, maupun masa depan anak2xMu kelak...Oleh karena itu janganlah coba-coba, namun cobalah habiskan hidup untuk melakukan yang terbaik Ok. buat mbak N yang sabar mbak di balik semua permasalahan pasti ada rahmat Tuhan yang tersembunyi,jadi sepatutnyalah jangan khwatir ya mbak, tetap "personal strenght" aku rasa mbak cukup tangguh mempertahankan perkawinan mbak, Ok Gbu deh...

9 komentar:

Mbah Kuriman a.k.a. Heri W mengatakan...

"Selingkuh itu sama dengan berhutang, bukan sipelaku yang akan membayarnya, dan melunasinya bukan dengan bentuk uang dari si pelaku, tapi anggota keluargalah yang akan membayarnya, istri/suami/anak, semua bisa hilang"

diriku adanya mengatakan...

Buat:si Mbah
Betul Mbah, karma yang berlaku..Ok thx Yah..

laurencia mengatakan...

Ucik,
kl boleh ikut komens neh ...
walo pasangan selingkuh, kl bs jangan lalu cerai.com kesian anak2 kalo ada, klpun tdk ada... bener katamu "apa yg dipersatukan Tuhan ga blh diceraikan mns'...
jd walo beraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat ...kl bs kita sebgi wanita yg emang Tuhan ciptain sbgai penolong suami kita, justru saat2 bgt, kita doain dia...krn saat2 itu suami kita lg bth2nya doa kita... emang berat seh...en susah bgt tuk maafin aplg lupain, ga bklan sgp kl cuman andalin kekuatan kita2 sdr..so ..lari aja ke Dia..angkat tangan ma Dia, ntar kan Dia trn tangan...
huaaa panjangnya..
malu.com diriku

diriku adanya mengatakan...

Makasih atas Nasehat mbak laurencia akan daku dengarkan, walaupun sebenarnya daku belum punya suami ha...ha....Malu.com deh....hiks3x.

hpapplication mengatakan...

Selingkuh itu indah... :D


http://www.hpapplication.com

F. Darmianto mengatakan...

Hey kak.... Ahe kabar???
Aku nian namu internet ka' pinyuh...
Mao' mare' komen cbox kok na' bisa uwah???

Daniel GM mengatakan...

orng yang pernah ngerasain sakitnya diselingkuhi ga bakalan mau selingkuh...kecuali dia sudah gila...

Daniel GM mengatakan...

pokoknya kalau mau tenteram dan bahagia dan damai dll....
dunia harus bebas dari yang namanya selinkuh...

diriku adanya mengatakan...

terimakasih daniel sudah mampir...
makna yang luar biasa, ketika sebagian orang menganggap selingkih itu trend...salud.com deh...Gbu